Sabtu, 20 Juli 2013

Benua Afrika akan terbelah?

Celah sepanjang 55 KM di gurun Ethiopia diperkirakan akan berkembang menjadi lautan samudra.Celah selebar 6 meter itu mulai terbuka tahun 2005 dan diperkirakan akan bertambah.
Kemudian pada tahun yang sama seorang peneliti dari Addis Ababa dan rekan-rekannya terkejut saat turun dari helikopter dan seketika bumi berguncang dan tanah terbelah menuju mereka seperti resleting yg sedang di tarik.Sontak merekapun langsung masuk ke dalam heli.Setelah tanah berhenti berguncang dan kembali normal sebuahretakan besar telah terbentuk dan tanpa di sadari mereka adalah salah satu manusia yang menyaksikan pembentukan samudra untuk pertama kalinya.
Fenomena yang di saksikan Ayelaw dan teman-temannya itu adalah kejadian langka karena baru kali ini tanah terbelah begitu cepat untuk pembentuka sebuah samudra.Retakan di Afar itu bukan satu-satunya tetapi terdapat ratusan celah di sana,termasuk Danau Victoria,danau malawi dan yg lainnya.Ilmuwan juga mendapati magma yg terus naik di daerah tersebut hampir mencapai permukaan tanah yang nanti nya magma akan membentuk basal yang akan membentuk samudra.Kemudian air dari laut merah akan mengisi kekosongan/celah tersebut hingga lahir nya samudra baru.
Retakan yang terjadi di Afrika
Segitiga Afar yang memotong Ethiopia,Eritrea,dan Djibouti merupakan retakan terbesar di dunia.Di bawahnya ada tiga lempeng tektonik dimana lempeng arab dan afrika semakin menjauh 1-2 cm pertahun.Ketika kedua lempeng menjauh tanah diataspun ambles dan membuat ruang celah yang kemudian di isi oleh air dari laut merah.Nantinya wilayah dari utara laut merah hingga Mozambique akan terbelah kemudian menenggelamkan gunung-gunung seperti Kilimanjaro dan Nyiragongo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar